Siapa yang gak kenal dengan hewan yang satu ini,kita bisa menemuinya diberbagai tempat.Saya akan bercerita tentang seekor kucing yang sudah berlangganan di sebuah Kedai Susu di Cifest Cikarang Selatan.Pasti banyak yang bertanya-tanya,lho kok kucing bisa langganan di sebuah kedai,why?Sebenarnya ini info penting ga penting juga sih, :D tapi ada satu hal yang menarik dari kucing ini.Dia hampir tiap hari mendatangi Kedai Miruku,tempat tongkrongan di Cifest Cikarang Selatan untuk sekedar mampir minum susu di kedai tersebut.
Kucing ini,sebut saja (Mueeza) yang hidup liar di sekitar Cifest (Cikarang Festival).Saya kenal Mueeza tepat setahun lebih yang lalu.Mulanya kucing ini datang dengan suara khasnya "Meong" sambil berdiri didepan pintu dan tidak berani melangkahkan kakinya untuk masuk.Tentu saja karena kebetulan di kedai jualan susu sapi murni lalu kita beri segelas susu untuk kucing yang mampir ke kedai ini.Dengan sigapnya Kucing Mueeza meminum habis susu yang kita tawarkan dan setelah kenyang dia pun berlalu dari Kedai Miruku.Hihi sungguh Kucing yang Lucu.
Keesokan harinya Mueeza kembali ke kedai dengan berdiri mematung di depan pintu kedai untuk meminta susu..Saya coba tawarkan menu lain selain susu,seperti ayam dan nasi tapi ternyata dia tidak suka.Berbeda dengan kucing yang ada dikampung,semua makanan manusia dia suka sampai kerupukpun dimakan.Cuma saya sudah jarang ke kampung jadi tidak bertemu dengan kucing tersebut lagi.
Ada yang Unik dari Mueeza,dia seperti sudah paham kalau kedai bernuansa lesehan tersebut harus bersih dan apik,jadi Mueeza tidak pernah masuk kedalam kedai,paling dia tidur-tiduran didepan pintu sambil menunggu susu nya datang.Kucing ini sangat sopan sekali,beda dengan teman-temannya yang datang langsung masuk dan pinginnya tidur dibantal-bantal tempat duduk.Tentu saja ini sangat mengganggu,kalau saya sih tidak masalah tapi bagaimana dengan pelanggan yang datang?Mungkin ada yang suka atau adapula yang tidak suka dengan kehadiran Kucing liar tersebut.Ya,sebagai pedagang tentu saja kita mengutamakan kenyamanan pelanggan.
Keunikan lain yang dimiliki Mueeza adalah dia tidak pernah mau untuk disentuh,sekalipun itu orang memberinya makan tiap hari.Ya,kucing ini langsung kabur jika ada tangan yang berusaha mengusap kepalanya..Hadeehh,unik bukan :D
Aneh tapi nyata,padahal kita bukan sekali dua kali bertemu,tapi saya sudah mengenalnya setahun lebih tetap saja dia tidak mau disentuh tangan orang.Mungkin Mueeza masih belum percaya Manusia.hehe..
Pernah saya ingin diam-diam pegang dia ketika Mueeza minum susu,tapi boro-boro mau kesentuh.Matanya aja udah siap-siap gitu,penuh waspada barangkali ada tangan usil menyentuh kepalanya.Seperti terlihat pada gambar dibawah ini,dia minum susu tapi tetap siap siaga dengan matanya yang tidak lepas memandangi saya disebelahnya.hihi
Foto ini saya ambil sekitar setahun yang lalu.
Seingatku Mueeza sudah 2 kali melahirkan anak-anak kucing yang lucu-lucu tapi entah kemana,setelah agak besar anaknya tidak pernah kelihatan bersama Mueeza lagi.Yup,sudah setahun lebih Mueeza berlangganan di kedai ini,dan InsyaAllah kita menyambutnya dengan baik,karena dia kucing yang cukup manis dan sopan.Itulah cerita tentang Mueeza,penggemar susu Kedai Miruku :D
Kalau kalian sempat mampir ke kedai,pasti nanti akan bertemu dengan Kucing yang jadi Maskotnya kedai ini.Mueeza biasanya datang siang,sore atau malam setelah maghrib.Dan tengah malam dia sudah berkeliaran ke lain tempat.
Ada lagi yang ingin saya ceritakan disebuah negeri Timur tengah sana.Salah satu cerita yang cukup mahsyur yaitu tentang seekor kucing peliharaan yang dipercaya oleh seorang pria, untuk menjaga anaknya yang masih bayi dikala ia pergi selama beberapa saat. Bagaikan prajurit yang mengawal tuannya, kucing itu tak hentinya berjaga di sekitar sang bayi. Tak lama kemudian melintaslah ular berbisa yang sangat berbahaya di dekat si bayi mungil tersebut. Kucing itu dengan sigapnya menyerang ular itu hingga mati dengan darah yang berceceran.
Sorenya ketika si pria pulang, ia kaget melihat begitu banyak darah di kasur bayinya. Prasangkanya berbisik, si kucing telah membunuh anak kesayangannya! Tak ayal lagi, ia mengambil pisau dan memenggal leher kucing yang tak berdosa itu.
Tak lama kemudian, ia kaget begitu melihat anaknya terbangun, dengan bangkai ular yang telah tercabik di belakang punggung anaknya. melihat itu, si pria menangis dan menyesali perbuatannya setelah menyadari bahwa ia telah membunuh kucing peliharaannya yang telah bertaruh nyawa menjaga keselamatan anaknya. Kisah ini menjadi refleksi bagi masyarakat islam di timur tengah untuk tidak berburuk sangka kepada siapapun.
Penyiksa Kucing Mendapat Hukuman di Akhirat nanti.
Tahukah anda bahwa Nabi Muhammad saw juga membela kucing?
Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra. Bahwa Rasulullah SAW, bersabda:
Seorang wanita disiksa karena mengurung seekor kucing sampai mati. Kemudian wanita itu masuk neraka karenanya, yaitu karena ketika mengurungnya ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum sebagaimana ia tidak juga melepasnya mencari makan dari serangga-serangga tanah. (Shahih Muslim No.4160)
Dan dalam syariat Islam, seorang muslim diperintahkan untuk tidak menyakiti atau bahkan membunuh kucing, berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari kisah Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah.